Punya Temen yang 'muna' atau munafik
kadang menjengkelkan. Omongannya bertolak belakang
sama kelakuannya. heeeeemmmmmmm enakmnya diaapain ya??
Kalo ada orang yang munafik, biasanya kita sebel dan bisa mungkin kita jauh-jauh darinya. tapi ada kalanya kita sulit menghindarinya, Misalnya guru menhempatkan kita satu kelompokdengan si muna itu untuk mengerjakn tugas kelompok.dan kita tidak bisa menolaknya. Atau kita mengalami cerita seperti diatas. kalo sudah begini sebaiknya kita;
* konfirmasi saja
Datangi si muna itu dan minta penjelasan. Nyatakan, kita enggak suka dengan kelakuannya itu dan mau tahu alasannya????? mungkin dia akan menjelaskan atau mungkir. Tapi dengan konfrontasi, dia jadi tahu kalo kita bener-bener tidak suka dengan sikapnya. Hati kita jadi lebih lega
* kick balik
caranya diingat-ingatdan bila perlu dicatat omongannya. suatu saat kita bisa counter balik ke dia. Biar diya belajar enggak ada gunanya munafik. apalagi sama temen sendiri,
*enggak usah percaya
enggak usah percaya lagi sama omongannya. supaya kita enggak emosi terus. yang penting kita sudah coba bilang ma dia. Selanjutnya terserah dia. dan lebih fokus menjalin persahabataan dengan temen yang lain
* Cuekin saja
saat dia mulai ngomong, siap-siap untuk tutup kuping. jadi energi kita enggak terbuang percuma. isi omongannya gak perlu ditanggapi. dengan serius apalagi dibahas. biar kita gak makin panas.
* minta bukti
kalo dia masih 'ngoceh' coba kita tantang untuk membuktikan. ini akan mengerem kemunafikkannya. cukup bilang," oh ya,? mana buktinya?
*Bersikap tegas biasanya orang munafik paling takut 'beroperasi' ke orang-orang bersikap tegas, misalnya dimulai dengan bilang tidak, jika memang kita enggak mau. dan menyatakkan sikp dengan memberi alasan yang cepat dan tepat tentang segala hal.
Senin, 05 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar